Newest Info

Berita, info dan pengumuman terbaru berkaitan dengan perkembangan teknologi

Arianti Silvia — Digital Product Designer,

13 September 2017 | Dwinawan Hariwijaya via medium
post image

Arianti Silvia adalah seorang digital product designer yang telah berkecimpung di dunia digital product selama kurang lebih 6 tahun. Saat ini ia juga aktif menjadi mentor di gerakan 1000 startup. Yuk…. simak perbincangan dengan Silvia tentang perjalanannya menjadi seorang Digital Product Designer. Saat ini sedang sibuk bekerja full-time sebagai Senior Designer di salah satu perusahaan swasta yang bergerak di bidang messaging dan online media, sambil masih mengerjakan beberapa project freelance dan beberapa project pribadi yang harapannya bisa segera dirilis sebelum akhir tahun. Semoga tidak banyak halangan dan distraksi, hahaha.. ???? Sumber: https://dribbble.com/riantisilvi Saya dulu kuliah di Malang, dan dulu saya adalah seorang front-end developer sambil sesekali nyobain photoshop dan adobe fireworks untuk membuat design website. Di tahun 2013, sambil mengerjakan skripsi, saya “iseng” melamar pekerjaan sebagai junior front-end di beberapa perusahaan dan startup di Jakarta, Akhirnya ada 1 perusahaan yang meloloskan saya. Itu adalah pekerjaan full-time on-site pertama saya setelah sebelumnya sekedar part-time dan freelancing sebagai designer “seadanya” sambil kuliah, sejak 2011. Dan saya berangkat ke Jakarta dalam keadaan masih menjadi mahasiswa dan aktif mengerjakan skripsi. Agak nekat sih sebenarnya. Tapi di pekerjaan pertama itulah saya mulai belajar tentang UI/UX lebih dalam. Sumber: http://ariantisilvia.com/portfolio/dataviz/ Ada beberapa jenis manusia yang merasakan kepuasan tersendiri saat mengetahui bahwa mereka cukup berguna bagi sekitar, dan dengan latar belakang pendidikan serta pengetahuan yang saya miliki, rasanya beginilah saya bisa berkontribusi. Kedengarannya agak sok sosial sekali yah hahaha. Tapi memang sebenarnya itu yang menjadi landasan dari apa yang saya dan teman-teman designer kerjakan: solving problem, memastikan kegunaan suatu produk sudah dirancang dan dipikirkan dengan matang untuk menjadi salah satu solusi dari suatu masalah. Di sisi lain, saya menyukai keindahan/estetika, dan dari kecil aktif menggambar/melukis sampai ikut lomba (walau sekarang sudah lupa cara menggambar hahaha). Di dunia digital product design rasanya sebagian kesukaan saya di masa kecil bisa tersalurkan, walau dengan sedikit “pergeseran”. Sumber: http://ariantisilvia.com/portfolio/eventap/ Dulu, cara saya belajar design sebenarnya cukup berantakan, dikarenakan keterbatasan resource dan learning path. Jadi awalnya saya belajar dari sisi visual. Sebelum benar-benar terjun ke dunia digital product design, saya menghabiskan waktu mencoba-coba membuat design yang ada di artikel-artikel tutorial seperti Tutsplus dan sejenisnya, juga menonton dan mencoba membuat design dari tutorial di YouTube. Saya mencoba melakukan persis yang tutorial tersebut ajarkan, kemudian mulai mencoba-coba memodifikasi sendiri, dan kurang lebih mulai bisa memahami pattern di tiap platform. Kalau untuk proses belajar UX sendiri dimulai dengan mengkaji setiap kasus yang ada, seperti: Mengapa…. IndonesiaIT 2017, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.