Newest Info

Berita, info dan pengumuman terbaru berkaitan dengan perkembangan teknologi

Membangun Portfolio

01 Januari 2019 | Dwinawan via medium
post image

“Kira-kira layout yang bagus untuk portfolio gimana ya?” “Kira-kira font yang cocok apa ya?” Tahan dulu, jangan buru buru. Yang terpenting dari portfolio seorang UI Designer adalah konten nya. Setelah konten nya siap, baru kita pikirkan bagaimana bentuk portfolio nya. Yuk, kita siapin dulu konten nya…. Ingat kembali project apa yang pernah dikerjakan selama ini. Pilih yang menurutmu paling bagus. Karena tidak semua project harus dimasukkan ke dalam portfolio. Belum pernah mengerjakan project? bisa disimak artikel berikut: https://medium.com/insightdesign/freelance-designer-bagaimana-mendapat-klien-pertama-bag-1-cfd3fdae9814 Setelah memilih project, kini buka Google Doc untuk menulis konten portfoliomu. Kamu bisa mulai dari menulis judul projectnya lalu menceritakan mengenai projectmu. Contoh 1: “Ini adalah project pembuatan landing page sebuah website. Dimana website tersebut membantu para mobile developer untuk menghasilkan uang dari aplikasi yang telah mereka buat. Saat klien menghubungi saya, Ia belum memiliki landing page untuk website tersebut. Ia membutuhkan landing page yang bisa menginformasikan mengenai keunggulan website dan membuat pengunjung tertarik untuk mendaftar di website tersebut.” Contoh 2: “Ini adalah project pembuatan aplikasi chatting atau instant messaging. Berawal dari masalah yang sering dialami oleh klien dan teman teman nya, dimana mereka sering sekali kesulitan dalam menggunakan aplikasi chatting atau instant messaging yang ada saat ini, karena beberapa fitur yang tidak tersedia” Ceritakan mengenai role atau peran mu di project tersebut. Contoh: “Pada project pembuatan landing page ini saya bertanggung jawab untuk mendesain sebuah halaman landing page, dimana terdapat versi desktop dan juga versi responsive nya. Saya juga bertanggung jawab dalam pembuatan ilustrasi dan icons nya. Selain itu saya juga bertanggung jawab dalam pembuatan konsep animasi nya. Pada landing page ini terdapat beberapa animasi pada elemen elemen tertentu, yang bertujuan untuk menarik perhatian user dan memberikan kesan fun atau menyenangkan.” Ceritakan apa yang kamu lakukan saat memulai project Contoh 1: “Pada project pembuatan landing page ini, saya memulai nya dengan meluangkan waktu 1 jam untuk berdiskusi dengan klien. Saya bertanya mengenai apa goal besar atau tujuan utama dari landing page ini? Lalu saya bertanya mengenai informasi apa yang ingin ditampilkan di landing page ini. Saya juga bertanya mengenai prioritas informasinya, mana yang lebih penting. Sehingga saat saya membuat layout awal, saya memiliki panduan yang jelas” Contoh 2: “Pada project pembuatan aplikasi chatting ini, saya memulainya dengan meluangkan waktu beberapa hari untuk berdiskusi dengan klien. Pada hari pertama, kami berdiskusi tentang proses sehari hari dalam menggunakan aplikasi chatting. Lalu tercetus ide, untuk mendengar cerita dari banyak orang. agar kami makin mengerti…. IndonesiaIT 2019, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.