Newest Info

Berita, info dan pengumuman terbaru berkaitan dengan perkembangan teknologi

Membuat desain sesuai dengan konteks?—?Case Study: Aplikasi Chatting

07 Januari 2019 | Dwinawan via medium
post image

Suatu hari, kamu menginstal sebuah aplikasi chatting. Setelah selesai menginstal, kamu membuka aplikasi tersebut dan melakukan proses registrasi. Setelah selesai melakukan proses registrasi, kamu dibawa ke halaman onboarding. Tiba-tiba muncul Pop up yang meminta ijin untuk mengakses data Foto di handphone mu. Setelah itu kamu memilih untuk mengijinkan, Lalu kamu di bawa ke halaman onboarding berikutnya Tiba-tiba muncul pop up lagi, kali ini meminta ijin untuk mengakses kamera handphone mu. Kira-kira bagaimana perasaan mu? Asumsi Saya , kamu agak terganggu dengan hal tersebut, Kamu belum sempat mencoba fungsionalitas utama dari aplikasi tersebut, tapi Kamu sudah diminta untuk memberikan banyak informasi. Dan juga mungkin Kamu akan sedikit ketakutan, Kamu baru saja menginstal sebuah aplikasi, tetapi aplikasi tersebut langsung meminta ijin untuk mengakses data data di handphone mu. Di sisi lain, sebuah aplikasi chatting perlu mengakses beberapa informasi di handphone mu, agar saat kamu menggunakan aplikasi tersebut, kamu dengan mudah mengirimkan data data yang ada di handphone mu. Lalu bagaimana sebaiknya?…. Pada studi kasus aplikasi chatting ini solusi nya cukup simple, yaitu menghilangkan pop-up atau proses meminta ijin kepada user di bagian onboarding. Sehingga pada bagian onboarding, user hanya diberikan informasi mengenai fitur utama aplikasi ini. Jawabannya, Ketika dibutuhkan. Jawabannya, Ketika user akan mengirimkan foto kepada temannya. Ketika user ingin mengirimkan foto kepada temannya, ia akan menekan icon foto di sebelah kiri bawah. Nah… itulah waktu yang tepat untuk meminta ijin kepada user untuk mengakses data Foto di handphone. Dengan memindahkan proses meminta ijin dari halaman onboarding ke halaman chatting, akan membuat user tidak bingung. User mengetahui konteksnya kenapa aplikasi ini meminta ijin untuk mengakses data foto di handphone nya. User akan mengerti bahwa hal ini dilakukan agar aplikasi tersebut dapat membuka data foto di handphone nya, dan user dapat memilih foto mana yang akan dikirimkan ke temannya. Dalam mendesain sesuatu, selalu perhatikan konteksnya. Jika apa yang kita desain tidak sesuai dengan konteks, maka hal itu bisa mengakibatkan user kebingungan atau ketakutan. Jika user sudah kebingungan dan ketakutan dalam menggunakan produk atau aplikasi yang kita design, maka besar kemungkinan user akan meninggalkan nya. Semoga bermanfaat :). IndonesiaIT 2019, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.