Newest Info

Berita, info dan pengumuman terbaru berkaitan dengan perkembangan teknologi

Masa depan suram, Salah siapa?

01 Februari 2020 | Donni Prabowo via medium
post image

Saya yakin setiap orang pasti menginginkan masa depan yang cerah, berkecukupan, punya banyak waktu untuk keluarga, punya cukup uang dan bahagia dunia akhirat. Tapi ternyata tidak setiap orang bisa beruntung mencapai titik itu, kadang keinginan tidak sesuai dengan realita. Pada tulisan ini saya ingin mengajak kita berfikir sejenak, mengapa banyak orang tidak bisa mencapai masa depan yang cerah dan berkecukupan. Tahukah kamu bahwa setengah kekayaan di dunia ini ternyata hanya dikuasai oleh 1% orang (orang orang yang sangat kaya). Coba pikir mengapa bisa seperti itu? Dan seandainya semua total uang di dunia ini dibagi rata keseluruh populasi yang ada di dunia, maka 5 tahun setelah itu komposisinya kan kembali lagi >50% kekayaan dunia hanya akan dikuasai oleh segelintir orang saja. Mengapa bisa seperti itu? Coba pikirkan! Ya mungkin ini Hukum Alam untuk mencapai keseimbangan. Saya sendiri juga gak yakin apa alasannya selain karena Hukum Alam, karena setiap hal di dunia ini pastinya diciptakan untuk bisa saling melengkapi. Walaupun hal itu mungkin adalah hukum alam, tapi kita harus ikthiar dong. Seandainya didunia ini memang ditakdirkan ada sebagian orang menjadi miskin, sebagian menjadi cukup, dan sebagian menjadi kaya. Setidaknya kita harus bisa memastikan bahwa kita gak masuk dalam kategori miskin. Syukur-syukur kita bisa dikategori lebih dari cukup atau sangat berkecukupan. Lalu apa yang harus kita lakukan? Mungkin kita bisa memulai dengan lebih banyak melihat dan lebih banyak mendengar dengan pikiran terbuka. Melihat keatas dan melihat kebawah. Saya akan sharing satu hal dibenak saya yang menurut saya ini menjadi point terpenting agar kita bisa memiliki masa depan yang kita inginkan. Apakah itu? Jawabannya adalah, berani bermimpi besar dan berani menetapkan tujuan hidup sedini mungkin. selanjutnya adalah yakin bahwa kita bisa mencapai itu bagaimanapun caranya. Biasanya orang yang menjadi biasa aja, adalah orang-orang yang takut untuk mempunyai mimpi. Takut untuk menetapkan tujuan. Jadi ya hidupnya cuma lempeng-lempeng aja ngikutin arus. Orang-orang tipe ini adalah orang-orang yang biasanya takut kecewa jika harapannya tidak sesuai kenyataan. Jadi dari pada kecewa mereka memilih untuk tidak punya mimpi yang terlalu besar, tidak menetapkan tujuan yang besar. Sebagian orang digolongan ini, dia tidak mempunyai mimpi besar, namun dia sudah bisa mensyukuri dari apa yang dia dapat, dan itu cukup bagus. Tapi ada juga orang digolongan ini, sudah tidak memiliki goal yang spesifik tapi kerjaannya ngeluh terus dengan keadaan. Bahkan dilevel akut, mereka justru menebar virus iri, dengki, fitnah pada orang-orang disekitarnya yang tidak memiliki pola pikir yang sama dengan…. IndonesiaIT 2020, [...], Artikel ini di ambil dari feed medium, untuk pengalaman baca yang lebih baik, silahkan kunjungi situ aslinya. IndonesiaIT - Software Developer Terbaik. Baca Selengkapnya.